Sabtu, 30 Mac 2013

Kosong

Hari demi hari
yang telah berlalu
sudah terlalu banyak
dinding terbina
tembok berdiri
teguh ampuh kukuh
untuk apa?
bergurau dengan sepi
bercanda dengan bungkam
hening bisu kosong.

Dari kejauhan
Ada riuh yang mesra
Ada tawa yang indah
Dan aku, sekadar mengintai
melalui lubang-lubang kecil
dari dinding, dari tembok
yang mengelilingiku.

Rabu, 20 Mac 2013

Asli

Yang asli
tiada lagikah
yang suka
melenyapkan keaslian
berbondong-bondong
memilih...
Sudah rambang matakah
atau rabun sudah
sampai ke hati dan minda?

Jernih Air Perigi

Kuterima khabar tentang dirinya yang sekian lama berjuang melawan musuh yang terlalu lewat menampakkan dirinya, terlalu lewat untuk dinyahkan. Semoga rohnya ditempatkan dalam kalangan orang-orang yang beriman.

Dulu
Tatkala hijau usiaku
Jernih air di periginya pernah
ditimbakannya untukku
yang sesekali pulang ke desa
menziarah sanak-saudara.

Tatkala pohon nyiur berbuah lebat atau
tika mempelam masih lagi muda
dikaitkan untukku.

Sanggup dia berpanas sambil memegang galah panjang
Sanggup dia berpanas sambil menepis kerengga-kerengga yang marah apabila sarang mereka terusik tanpa sengaja.

Semoga damai di negeri abadi.

Al-fatihah.

20 Mac 2013
Kerteh